Ternak Ayam Sebagai Bisnis Jangka Panjang yang Menjanjikan

Ada banyak bisnis jangka panjang yang menjanjikan 2019, salah satunya adalah ternak ayam pedaging. Mengapa? Seperti yang Anda ketahui, kebutuhan daging ayam sepertinya tak akan pernah surut. Bukan hanya untuk kebutuhan nutrisi keluarga saja, tapi juga seiring dengan maraknya pengusaha kuliner dengan menu utama ayam. Bukankan ini juga merupakan peluang?

Ternak Ayam Sebagai Bisnis Jangka Panjang yang Menjanjikan

Siapa bilang untuk memulai bisnis ternak ayam harus diawali dengan modal besar. Sebagai pemula, sah-sah saja jika Anda ingin memulai dengan modal minimal terlebih dahulu. Anda bisa memulai dengan memelihara 200 ekor ayam petelor anakan. Dimana, untuk ayam sebanyak itu, Anda membutuhkan 5-6 kandang ayam, berukuran 3×4 meter persegi. Setidaknya, Anda membutuhkan dana sekitar 3-5 juta, mulai dari pembelian bibit anakan ayam pedaging, pembuatan 6 kandang ayam, pembelian pakan konsentrat, hingga vaksin dan obat-obatan yang cukup hingga masa panen tiba.

Keuntungan ternak ayam pedaging bisa dibilang besar. Dengan modal yang standar, namun keuntungan berlipat didepan mata, terutama dimusim-musim tertentu. Seperti saat hari raya tiba. Dimana harga ayam mulai merangkak naik dengan hebat. Harga ayam pedaging per ekornya, mulai dari pembibitan hingga panen, sekitar 10-15 ribu rupiah per kilo. Sedangkan harga jualnya, bisa mencapai 30-40 ribu rupiah per kilonya. Sungguh lumayan bukan?

Tips ternak Ayam Pedaging

Memulai usaha ataupun bisnis memang dibutuhkan trik tertentu. Ketika Anda belum memiliki skill khusus, tentu yang pertamankali harus dilakukan adalah mencari tahu dan menggali informasi yang sedalam-dalamnya tentang bidang yang ingin Anda geluti. Nah, beberapa tips sederhana berikut ini, dapat Anda lakukan jika ingin memulai usaha ternak Ayam. Diantaranya adalah:

  1. Membuat kandang ayam yang baik. Dalam arti, harus mendapat sinar matahari yang cukup. Selain itu, juga pastikan area kandang selalu bersih. Dan, menjaga agar suhu di kandang tetap stabil atau tak terlalu ekstrim.
  2. Perhatikan juga tentang pasokan air dan listrik. Kedua hal ini memang hanya sebagai fasilitas pendukung, namun wajib ada.
  3. Fasilitas pendukung lain pada kandang yang perlu diperhatikan adalah lampu penghangat, sekat kandang ayam, tempat air minum dan pakan ayam.
  4. Pemberian pakan secara teratur, begitupun dengan vaksinasi, vitamin dan antibiotik
  5. Perawatan ayam pedaging paling penting di 14 hari pertamanya.

Meskipun terlihat sangat rumit, namun bisnis ternak ayam layak dikatakan sebagai bisnis jangka panjang yang menjanjikan lho. setidaknya, 40% laba bersih dapat diperoleh dalam sekali panen. Bagaimana, tertarik untuk mencoba peruntungan di bisnis ternak ayam?