Persiapan Masuk Smp

Dear Ibu Mayke. Bu, anak saya Martin (12) sebentar lagi masuk SMP. Apa persiapan yang harus saya lakukan ya, Bu? Terutamanya, saya ingin tahu, bagaimana menyiapkan mental anak SD menuju SMP (praremaja). Lalu, apakah pola belajar juga harus diubah? Mohon jawaban Ibu Mayke. Terima kasih. Juli Veronika – Jakarta

Usia 12 tahun tergolong masa remaja awal, dan pada fase ini terjadi perubahan hormonal, sehingga emosi anak lebih labil, suka berdebat, merasa diri paling benar. Oleh karena itu, dibutuhkan pengertian dari orang dewasa berkenaan dengan karakteristik anak remaja, agar anak dapat berkembang dengan sebaikbaiknya.

Menghadapi remaja, orangtua perlu memberikan kepercayaan yang lebih besar pada anak agar ia lebih percaya diri, mandiri dan merasa dirinya berharga. Pemantauan terhadap kegiatan sehari-hari tetap diperlukan, namun pemilihan kegiatan yang akan ditekuni, bagaimana dia akan belajar, bagaimana dia menata waktunya, anak remajalah yang memilih dan memutuskan.

Orangtua berfungsi sebagai teman bicara, fasilitator yang bisa diajak mendiskusikan apa yang menjadi minat dan apa hal-hal yang menjadi perhatian si remaja. Komunikasi secara terbuka perlu dijaga, jangan sampai remaja menganggap orangtua adalah musuhnya, karena terlalu mengatur. Sering kali, orangtua lupa bahwa anaknya sudah beranjak remaja dan tetap memperlakukannya sebagai anak kecil.

Yang terbaik adalah memberikan ruang bagi remaja untuk menetapkan apa yang terbaik bagi dirinya, serta dilakukan secara bertanggung jawab. Jadikan anak sebagai teman diskusi, peran otoriter dari orangtua bergerak ke arah demokratis, namun tetap terkendali. Sekian dulu Ibu Yuli, saya berharap Ibu dapat mengantar Martin memasuki masa remajanya dengan sebaik-baiknya. Salam.

Anak yang akan memasuki dunia sekolah baru harus didampingi sedekat mungkin. Karena mereka akan bertemu teman baru dan pelajaran baru. Khususnya teman baru yang sama-sama sedang beranjak remaja. Pendampingan ini bertujuan agar anak tidak salah dalam memilih pergaulan. Sehingga anak tetap berada dijalan yang benar. Karena banyak sekali sekarang ini anak masih sekolah tapi perilaku dan perbuatan tidak baik. untuk itu orangtua harus lebih sering menyimak situs parenting dan pendidikan anak agar memiliki wawasan yang lebih dalam mendidik anak.

Powered Mebel Jati Minimalis by Mebel Jati