Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU)

Kita kerap kali mendengar atau bahkan memandang sendiri razia Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) ilegal oleh PLN. Tidak di kota tidak terhitung di desa, PLN pasti bakal melakukan tindakan jika diketahui adanya LPJU ilegal.
Lantas, definisi LPJU ilegal itu yang bagaimana?
Kenapa PLN laksanakan pembongkaran LPJU ilegal?

Dua pertanyaan yang perlu penjelasan panjang. Dan dari dua pertanyaan itu juga, tercetus ide memposting artikel ini, semoga artikel ini mampu mampu menjadi jawaban.
Mari kami pelajari lebih jauh berkenaan LPJU.
Sebenarnya LPJU menjadi tanggung jawab pihak Pemda, baik untuk pengadaan, perawatan maupun pembayaran rekening disetiap bulannya.
Ada pertanyaan baru, kenapa menjadi tanggung jawab Pemda? bukankah ini persoalan listrik, udah mestinya menjadi tanggung jawab PLN?

Memang ini persoalan kelistrikan, tetapi wajib kami seluruh ketahui bahwa seluruh biaya operasional LPJU baik untuk pengadaan, perawatan dan pembayaran tagihan rekening listrik LPJU diambil dari sektor ppj (pajak penerangan jalan) tiap tiap tagihan rekening listrik pelanggan PLN, dan yang berwenang atas pengelolaan pajak adalah pemerintah, yaitu Pemda. Itulah kenapa, persoalan LPJU menjadi tanggung jawab Pemda.
PLN cuma berperan sebagai pemasok daya listrik.

Jika penduduk memerlukan adanya LPJU, wajib melalui prosedur. Dengan cara, ajukan permohonan formal melalui pemerintah desa, pemerintah desa nantinya bakal melanjutkan proses pengajuan pengadaan LPJU ke Pemda. Jika proses pengajuan udah mendapat ijin dari Pemda, baru mampu dikerjakan pemasangan LPJU.
Ini berarti, LPJU yang tidak melewati prosedur layaknya di atas adalah ilegal, karena tidak disertai ijin formal dari pihak berwenang, walaupun pengadaan LPJU tersebut perlu hasil swadaya masyarakat.

Apa yang dikerjakan PLN bersama membongkar LPJU ilegal sebetulnya mampu dibenarkan dan sebetulnya mestinya begitu, demi hukum. Jika dibiarkan, kami terhitung yang bakal menanggung kerugiannya.
LPJU ilegal tidak terdaftar sebagai pelanggan formal PLN, otomatis tiap tiap bulannya tidak tersedia tagihan rekening walaupun jelas-jelas mengfungsikan jaringan listrik milik PLN sebagai sumber dayanya. Kasus layaknya ini mampu dikategorikan sebagai pencurian listrik.
Coba kami hitung, kalau satu LPJU mengfungsikan lampu berkekuatan 300 watt, pas jumlah LPJU ilegal katakanlah 10 unit, bermakna 10 x 300 watt x 24 jam x 30 hari = 2.160.000 watt atau 2160 KVa, berarti, 2160 KVa/bulan terbuang percuma, padahal kami sama-sama mengetahui negara kami tetap krisis listrik, ujung-ujungnya, byar pet. Itu baru 10 unit LPJU ilegal, angka sudah pasti mengetahui jauh lebih banyak lagi, barangkali capai ribuan unit.
Kalau udah begini, siapa rugi? kami terhitung kan?.

Kalau LPJU ilegal ditertibkan, pasokan listrik PLN tidak terganggu, tersedia kestabilan, dikehendaki mampu mengurangi byar pet yang hingga kini tetap kerap saja terjadi. Dan alangkah lebih baiknya jika pihak Pemda terhitung turun aktif meninjau langsung ke lapangan untuk mendata titik-titik rawan kecelakaan dan rawan tindak kriminal yang belum terpasang LPJU, untuk sesudah itu dilanjutkan bersama pengadaan LPJU di titik-titik rawan tersebut. Atau jika itu sulit dilakukan, permudah birokrasi LPJU. Pada bebrapa kasus, sebetulnya penduduk udah mengetahui bakal prosedur pengajuan LPJU, tetapi karena birokrasi yang benar-benar bertele-tele dan lamanya pas yang diperlukan menjadikan penduduk lebih menentukan memasang sendiri LPJU walaupun mereka mengetahui tindakan mereka salah. Tapi mengingat mendesaknya kebutuhan bakal LPJU, apa boleh buat, prinsip mereka nomor satu adalah keselamatan.

Jika dua cara di atas mampu berjalan, Insyaallah persoalan LPJU ilegal bakal hilang bersama sendirinya atau setidaknya mampu diminimalisir.

Semoga dari apa yang udah dipaparkan di atas mampu menjelaskan apa dan bagaimana LPJU itu. Intinya, apa pun itu yang namanya ilegal tetaplah merugikan.

Salah satu hal yang bisa menjadi alternatif adalah pembuatan PJU Solar Cell. PJU seperti ini mandiri energi sehingga tidak akan terlalu merugikan PLN. Sudah banyak perusahaan swasta yang bergerak dalam bisnis PJU solar cell, namun yang paling berpengalaman adalah dari Inaport.

Terima kasih semoga bermanfaat.