Ada 6 Rukun Haji yang Patut Dipahami Oleh Setiap Muslim


Setiap muslim yang taat pastilah menginginkan langsung menunaikan ibadah haji. Rukun islam yang ke lima ini merupakan ibadah tahunan yang dijalankan oleh muslim diseluruh dunia. Badal Haji Ibadah ini harus bagi tiap tiap muslim yang mampu, kecuali tetap belum bisa yang penting telah membawa kemauan sehingga Alloh memudahkan jalan dan rezeki kita.
Seperti halnya ibadah lain, haji miliki rukun-rukun yang harus dipenuhi sehingga ibadah yang dilakukakn tidak sia-sia. Apa saja rukun-rukunnya? Di bawah ini dapat dijelaskan 6 rukun haji yang harus dijalani oleh orang yang melaksanakan ibadah haji.
1. Ihram
Ihram adalah niat, kecuali seseorang yang hendak melaksanakan haji namun meninggalkan ihram, maka hajinya tidak sah. Dalam sabda Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam:
إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ
Sesungguhnya amal perbuatan itu terkait niatnya
Ada tiga harus ihram, yaitu:
1. Ihram sejak berasal dari miqat
2. Tidak mengfungsikan pakaian yang terkandung jahitannya. Bagi laki-laki tidak boleh memakai mantel, baju, jubah, imamah, khuf, penutup kepala dan bagi perempuan dilarang memakai cadar dan sarung tangan.
3. Bertalbiyah
Sedangkan sunnah ihram ada 6, yaitu:
1. Mandi
2. Mengenakan wewangian/parfum
3. Mencukur bulu ketiak, bulu kemaluan,kumis, memotong kuku.
4. Bagi laki-laki mengfungsikan izar atau sarung dan rid’a/kain atasan berwarna putih bersih dan juga memakai sendal. Bagi perempuan bebas memakai pakaian apa saja asalkan tidak menyerupai laki-laki dan juga tidak mengakibatkan fitnah.
5. Niat sesudah selesai sholat
6. Perbanyak bacaan talbiyah
2. Wukuf di Padang arafah
Ini merupakan rukun yang terpenting, makanya orang yang lupa melaksanakan wukuf di Arafah maka hajinya tidak sah. Ini sesuai hadis Nabi yang diriwayatkan An Nasai no. 3016, Tirmidzi no. 889, Ibnu Majah no. 3015, yaitu:
الْحَجُّ عَرَفَةُ
Haji adalah wukuf di Arafah
Wukuf bisa dijalankan di dalam keadaan apa saja, yang penting dia ada dan berada di daerah Arafah. Misalakan di dalam keadaan tidur, berbaring, di dalam keadaan suci maupun tidak, kecuali dia berada di daerah lebih kurang Arafah maka tetap diakui telah melaksanakan wukuf.
Waktu pelaksanaa wukuf yaitu sejak matahari terbenam terhadap hari Arafah (9 Dzulhijjah) hingga terbit fajar (waktu Subuh) terhadap hari nah (10 Dzulhijjah). Jika melaksanakan Travel Haji Umrah terhadap hari dan pas selain itu maka wukufnya tidak sah, sesuai ketentuan para ulama.
3. Thowaf
Thowaf merupakan berputar melingkari Ka’bah sebanyak tujuh kali. Ini dijelasakan di dalam Firman-Nya :
وَلْيَطَّوَّفُوا بِالْبَيْتِ الْعَتِيقِ
“Dan hendaklah mereka melaksanakan melaksanakan thawaf sekeliling tempat tinggal yang tua itu (Baitullah).” (QS. Al Hajj: 29)
Ada 8 syarat melaksanakan thowaf, yaitu:
Niat sebelum akan melaksanakan Thowaf
• Suci hadas
• Menutup semua aurat
• Towaf dijalankan di di dalam masjid meski jauh berasal dari Ka’bah
• Letak Ka’bah berada di sebelah kiri orang yang berthowaf
• Dilakukan sebanyak tujuh kali
• Towaf dijalankan secara konsisten tanpa putus kecuali tidak ada hajat
• Thowaf diawali berasal dari Hajar Aswad
4. Sa’i
Sa’i yaitu berjalan salah satu Shofa dan Marwah di dalam rangka ibadah. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh HR. Ahmad, Nabi Shallallhu ‘alaihi wa sallam bersabda:
اسْعَوْا إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ عَلَيْكُمُ السَّعْىَ
“Lakukanlah sa’i karena Allah mewajibkan kepada kalian untuk melakukannya.”
Syarat melaksanakan Sa’i:
1. Niat
2. Dilakukan secara urut, berasal dari thowaf kemudian Sa’i
3. Melakukannya secara berturut-turut terhadap tiap tiap putaran.
4. Menyempurnakan hingga 7 kali putaran
5. Dilaksanakan sesudah melaksanakan thowaf yg shahih
5. Tahallul
Tahallul adalah mencukur rambut. Minimalnya memotong tiga helai rambut.
6. Tertib
Yang paling akhir adalah tertib. Maksudnya melaksanakan rukun haji secara berurutan dan tidak boleh ada yang terlewat. Jika saah satu rukunnya terlewat maka hajinya tidak sah.
Demikian pembahasan mengenai rukun haji yang telah mestinya dimengerti oleh tiap tiap muslim.
CategoriesIbadahPost navigation
Berkah Ramadhan, Membawa Rizki dan Meningkatkan Iman Dalam Diri
Hukum Jual Beli Dalam Islam Yang Wajib Kau Tau